Kurikulum

Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum MTs Negeri 8 Klaten disusun berdasarkan Kurikulum Merdeka dengan memperhatikan karakteristik peserta didik dan visi madrasah. Susunan mata pelajaran meliputi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, serta Informatika dan Keterampilan. Selain itu, terdapat program penguatan keislaman melalui kegiatan Tahfidz, Tadarus, dan pembinaan akhlak. Seluruh kompetensi dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan diarahkan untuk membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, dan berkarakter unggul.

Implementasi Keagamaan dan Karakter

Dalam rangka menanamkan nilai keislaman dan membentuk karakter religius, MTs Negeri 8 Klaten melaksanakan berbagai program pembiasaan sebagai bagian integral dari kurikulum madrasah, antara lain:

  • Program Pembiasaan Harian
    Shalat Dhuha, Tadarus Al-Quran sebelum pelajaran dimulai, dan Shalat Dzuhur berjamaah.
  • Program Jumat Islami
    Infaq Jumat, kultum oleh peserta didik, dan kegiatan kebersihan lingkungan madrasah.
  • Pembinaan Ibadah dan Akhlak
    Praktik ibadah sesuai tuntunan syariat Islam dan penguatan akhlakul karimah dalam keseharian.
  • Kegiatan Keputraan dan Keputrian
    Pembinaan karakter dan etika sesuai nilai-nilai Islam serta pengembangan wawasan sosial budaya Islami.
Implementasi Keagamaan dan Karakter

Sistem Pembelajaran

Blended Learning

Pembelajaran menggabungkan metode tatap muka di kelas dan kegiatan daring berbasis teknologi digital untuk meningkatkan fleksibilitas, memperluas sumber belajar, dan memastikan interaksi dua arah antara guru dan peserta didik.

Hybrid Learning

Model belajar yang memungkinkan sebagian peserta didik mengikuti pembelajaran secara langsung dan sebagian lainnya secara daring, dengan tujuan menjaga efektivitas proses belajar serta menyesuaikan kebutuhan dan kondisi setiap peserta didik.

Student Centered Learning

Pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pusat kegiatan belajar untuk melatih kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dalam pengetahuan yang mereka pelajari.

Best Practice Learning

Penerapan praktik terbaik dalam pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman nyata, keberhasilan siswa dalam tugas-tugas akademik, serta penerapan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas belajar yang optimal.

Kontak Kami